Kemana SDA Qt Juni 12, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: Tambang
add a comment
Indonesia adalah negara kaya aka sumber daya alam, tetapi sayang nya SDM yg ada tidak mampu mengolah dan melestarikannya..
Bayangkan saja Tambang2 emas, intan Indonesia punya tapi itu semua dikuasai oleh asing. walhasil 6 perusahaan tambang terbesar yg mengexplore kekayaan tambang qt adalah asing.. N Indonesia cuma kebagian 1 yaitu Tambang di Cikotok itupun hasilnya n merupakan tambang kecil…
Kalo dirunut, sebetunya perjanjian yg dibuat tdk ada transparansinya oleh pihak pemerintah ke rakyat dan kalo di cek ulang sebetunya sangat merugikan pihak Indonesia?
Solusinya? Ada di para bapak2 pembesar Qt….
BBM_Solusi? Mei 29, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: BBM_naiK
add a comment
Tujuh Gugatan Rakyat Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia melempar kertas kearah polisi dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/5). Mahasiswa menuntut tujuh gugatan rakyat antara lain nasionalisasi aset-aset strategis bangsa dan wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan terjangkau bagi rakyat.
JAKARTA, KAMIS
Kamis (29/5),unjuk rasa terkait kenaikan BBM masih saja berjalan. Menurut media massa mereka akan menyerbu Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara dan Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Kenaikan BBM kali ini menjadi sorotan luas karna dampak yang ditimbulkan sangat besar, rakyat menjadi semakin miskin, angka inflasi semakin tinggi. Sedangkan disisi lain para pejabat negara ini semakin berani bertindak semena-mena terhadap rakyat, banyak fakta selain korupsi, kesewenangan aparatur negara yang seharusnya melindungi hak para rakyat tetapi malah bertindak sebaliknya. Apa negara ini memang unclean dari kejujuran dan keadilan???
Itu artinya kita tinggal menunggu kehancuran negara ini??????? Ada sebuah forum diskusi yang menyimpulkan bahwa reformasi bangsa ini sudah kebablasan, dan negara ini butuh REVOLUSI segera. Apakah itu satu2nya jalan?????
Terlihat memang keputusan para aparat negara terkesan sepihak, hanya membela kepentingan para pebisnis Indonesia. dan ditumpangi kepentingan2 tertentu. Apa perlu adanya flashback dengan pemerintahan sebelumnya di masa Ibu Megawati???
BBM Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk Mei 27, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: BBM
2 comments
Kenapa pemerintah SBY-JK ngotot menaikkan harga BBM? Ternyata, hal itu dilakukan agar segera mencapai tingkat harga yang diinginkan oleh pemain asing. Jadi kenaikan BBM itu tidak untuk rakyat dan tidak juga untuk menyelamatkan APBN.
Demikian disampaikan Ismail Yusanto, Jubir Hizbut Tahrir Indonesia, saat berbicara di depan ratusan peserta acara diskusi Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan ke 38, bertema BBM Naik, SBY-JK Turun?, di Jakarta, Senin (19/5).
Menurut Ismail, kesimpulan itu berdasarkan pernyataan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro yang ditulis di Kompas, 14 Mei 2003. Purnomo mengatakan, “Liberalisasi sektor hilir migas membuka kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam bisnis eceran migas…. Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga BBM yang disubsidi pemerintah. Sebab kalau harga BBM masih rendah karena disubsidi, pemain asing enggan masuk.”
Meski pernyataan itu sudah lama, tapi menurut Ismail kita baru menemukan faktanya sekarang. “Ini ironi, kita membeli minyak milik kita sendiri di halaman rumah kita, dengan harga yang ditentukan oleh asing, ” ujar Yusanto.
Saat ini saja, tambahnya, mengutip pernyataan Dirjen Migas Dept. ESDM, Iin Arifin Takhyan, di Majalah Trust (edisi 11/2004), terdapat 105 perusahaan yang sudah mendapat izin untuk bermain di sektor hilir migas, termasuk membuka stasiun pengisian BBM untuk umum (SPBU). Perusahaan migas raksasa itu antara lain British Petrolium (Amerika-Inggris), Shell (Belanda), Petro China (RRC), Petronas (Malaysia), dan Chevron-Texaco (Amerika).
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Serikat Pekerja Pertamina, Abdullah Sodik. Menurutnya, problem kelangkaan BBM itu sebenarnya diakibatkan oleh rusaknya sistem yang diberlakukan pemerintah, yang membuka peluang privatisasi pengelolaan gas. “Serta memberikan kewenangan kepada perusahaan asing dan domistik untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak. Bahkan dibiarkan juga untuk menetapkan harga, ” ujarnya.
Wajar bila kemudian, tambah Sodik, minyak dan gas yang ada di Indonesia ini sebagian besar dikuasai asing. Tercatat dari 60 kontraktor, 5 di antaranya dalam kategori super major, yakni ExxonMobil, ShellPenzoil, TotalFinaEIf, BPAmocoArco, dan ChevronTexaco, yang menguasai cadangan minyak 70 persen dan gas 80 persen. Selebihnya masuk kategori Major, seperti Conoco, Repsol, Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex, Japex, yang menguasai cadangan minyak 18 persen dan gas 15 persen. “Sedangkan perusahaan independent menguasi cadangan minyak 12 persen, dan gas 5 persen, ” terang Sodik.
Melihat fakta itu logis bila kemudian kita mengalami masalah dengan BBM. Logis pula bila rakyat banyak yang menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi itu. Sebab rakyat lah akan menjadi korban akibat kebijakan yang tidak populis ini.
”Saya juga tidak setuju kenaikan BBM, ” ujar Abdullah Sodik. “Kita harus menyadari minyak bumi itu bukan dibuat oleh pemerintah. Tapi minyak bumi itu dibuat oleh Allah. Karena itu rakyat berhak mendapatkan subsidi. Kenapa ketika pemerintah menyubsidi rakyat sendiri pemerintah kalang kabut, ” tambahnya.
Ekonom Tim Indonesia Bangkit, Hendri Saparini, juga tidak sepakat bila harga BBM dinaikkan. Pertimbangannya adalah ekonomi. Ketika pemerintah mengatakan kita akan kolaps kalau tidak segera menaikkan harga BBM, maka publik harus tahu bahwa yang dimaksud kolaps menurut pemerintah itu adalah APBN. Sementara APBN itu terhadap kue ekonomi besarnya hanya 20 persen. “Jadi kalau harga BBM dinaikan, maka yang kena dampaknya 80 persen adalah rumah tangga dan industri, ” ujarnya.
Hendri mengatakan, kalau ada kenaikan harga minyak dunia, jika memang pemerintah itu akan menyelamatkan APBN maka semestinya pos yang boleh dikotak katik tidak hanya subsidi BBM. Karena kita punya pos-pos lain yang dalam kondisi darurat mestinya bisa direvisi. “Kenapa yang halal hanya subsidi BBM, kenapa pembayaran utang luar negeri menjadi tidak halal, ” ujar Hendri heran.
Ismail menegaskan ini semua terjadi karena adanya liberalisasi di sektor migas, yang merupakan bagian dari liberalisasi ekonomi, liberalisasi politik, liberalisasi sosial, budaya, pendidikan. Inilah yang harus dilawan. Sebab Indonesia makin hari makin menuju kepada negara liberal. “Dan siapa yang menjadi korban, kita semua, ” terangnya.
Solusi
Seperti dikatakan Hendri Saparini, pemerintah seharusnya tidak menaikan harga BBM, sebab masih banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan APBN, terkait meningkatnya harga minyak dunia itu. Peserta Diskusi Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan ke 38 mengusulkan solusi jangka pendek yang bisa dilakukan pemerintah:
Pertama, pemotongan bunga rekap di APBN sebesar 40-60 triliun.
Kedua, pemotongan bunga utang 95 triliun,
Ketiga, Winfall profit dari hasil minyak bumi tidak perlu dibagi ke daerah, tetapi digunakan untuk menutupi subsidi BBM.
Keempat, membatalkan kontrak/nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan minyak asing.
Dan kelima, mengubah sistem pengelolaan BBM, gas, batu bara dan energi lainnya dari swasta ke pengelolaan negara.
Terkait dengan wacana nasionalisasi perusahaan asing, Hendri Saparini mengatakan, “Kita memang selalu sering dicekoki bahwa nasionalisasi itu tidak boleh. Padahal banyak fakta, ketika negara lain melakukan nasionalisasi tidak ada masalah…Fakta terbaru, Inggris barus saja melakukan nasionalisasi bank –nya. Jadi jangan kita kemudian ditakut-takuti oleh sesuatu yang sebenarnya itu bisa terjadi di negara-negara maju, ” ujar Hendri.
Bukan hanya nasionalisasi, kata Hendri, kita juga selalu ditakut-takuti siapa pun yang menjadi presidennya dia pasti menaikan harga BBM. Padahal jawabannya tidak. “Pertama untuk beban subsidi misalnya, sekarang ini PLN masih menggunakan BBM. Kalau kemudian kita mengganti dengan gas maka tidak perlu ada tambahan subsidi. Masih juga ada hal lain. Jadi tidak sama. Bukan siapa pun presidennya akan menaikkan BBM, tapi kalau kebijakannya sama maka akan menaikkan BBM juga, ” ujar Hendri.
Ismail Yusanto mengatakan, kesalahan utama pengelolaan migas dan SDA kita adalah terjadinya transpormasi atau perpindahan dari State Business Management ke Coorporate Business Management. Oleh karena itu yang perlu dilakukan adalah mengembalikan bagaimana agar entitas negara itu kembali menjadi pilar utama pengelolaan SDA, termasuk migas. Untuk itulah, katanya perlu dilakukan perubahan total atas UU migas dan PMA yang ada. Juga perubahan atas mind set ideologi yang ada. [LI/Abu Ziad]
BBM_ Mei 26, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: BBM_naiK
5 comments
Kenaikan harga BBM membawa akibat pada kenaikan harga segala produk karna BBM adalah baromater industri dan distribusi di negara kita.
Wacana ini perlu didiskusikan bersama, saling menyalahkan itu adalah karakter bangsa ini. Saya merasa pilu dgn banyak nya aksi pro dan kontra beberapa kalangan dengan adanya demonstrasi dan pengrusakan di UNSA Jkt cz waktu itu sy sdg berada disana karna suatu kegiatan.
Qt tak seharusnya berfikir sempit, bny hal yg mesti dibahas alangkah lebih baik para aparat pmerintah dan masyarakat duduk berdampingan mencari solusi, dan jgn hanya mengambil keputusan sepihak.
Perlu juga ada pandangan, mengingat negara kita ini merupakan salah satu produsen minyak bumi terbesar tetapi kenapa negara kita juga imort minyak dari negara lain? Kenapa bisa begitu???????????????
Itu perlu ada kajian tertentu. Apa salah Rakyat? sehingga makin hari kemiskinan semakin merajalela??????????
Atau ada pada pemimnpinnya yg kurang arif dalam mengambil kebijakan????
HP Mei 9, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: Hape
add a comment
Ni ada postingan dr Thread di salah satu forum terbesar di indonesia
Percaya g’percaya… tp bs msk akal,klo emg Radiasi dr virus,dan g’masuk akal klo dr Santet
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= =======
Mo bicarain kasus meninggalnya orang aceh karena
meninggal setelah menerima telpon, ketika ada tanda panggilan masuk and nomer
caller berwarna merah?why… ?
Di RIAU ada juga yg meninggal setelah menerima
telepon dari 0666 kejadiannya sama panggilan berwarna merah and beberapa saat
setelah menerima telepon dia kejang-kejang and akhirnya ,meninggal.dan ini
adalah kejadian nyata terbit di koran lokal POS METRO.ITS TRUE and really HAPPEN
dan isunya adalah ada orang menuntut ilmuhitam dan menjajal kesaktianya dengan
mengirim santet ke nomer hape penerima.isn’ t TRUE?
Sesaat setelah aku
ONLINE dapat kabar sebagai berikut:
Mengenai “Ring In
Red” ygterjadi di banyak negara, KepDik WHO “Prof.Dr.Adi Mok” tlah menyatakan
bahwa kejadian tersebut bukan ilmu hitam. Tapi radiasi infra merah yg sengaja
dipancarkan secara berlebihan ke HP no dituju, yg memang benar dapat menyebabkan
penerima tewas beberapa saat setelah mendengar telpon. Walaupun tdk dijawab, hp
yg terletak dekat jg berbahaya, dapat menimbulkan penyakit perlahan seperti
kanker. Sebaiknya kurangi pengaktifan/ pemakaian Hp sampai dinyatakan aman
kembali oleh WHO dan hari ini jam 10 pagi diharapkan waspada karena Infra Merah
akan disebarkan!! !! ini berita terbang tentang Virus HP, penting untuk
dibahas.
