<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan pada: BBM_</title>
	<atom:link href="http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Nov 2009 03:12:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: rian</title>
		<link>http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/#comment-16</link>
		<dc:creator>rian</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 04:48:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dhamayanti.wordpress.com/?p=57#comment-16</guid>
		<description>ya sudah bisa di pastikan kalau dana BLT yang diberikan ke rakyat miskin tidak akan mencapai target 100%. salah satu alasannya bahwa pemerintah tidak mempunyai standar, keteria rakyat miskin itu sepertiapa tooo...???????
namun sebaiknya kita dukung program pemerintah tanpa ada maksud tertentu...jangan sampai kita terpropokasi dengan kepentingan politik sehingga melakukan tindakan2 anarkis..toh masalah tidak akan selesai malah akan menambah masalah baru</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya sudah bisa di pastikan kalau dana BLT yang diberikan ke rakyat miskin tidak akan mencapai target 100%. salah satu alasannya bahwa pemerintah tidak mempunyai standar, keteria rakyat miskin itu sepertiapa tooo&#8230;???????<br />
namun sebaiknya kita dukung program pemerintah tanpa ada maksud tertentu&#8230;jangan sampai kita terpropokasi dengan kepentingan politik sehingga melakukan tindakan2 anarkis..toh masalah tidak akan selesai malah akan menambah masalah baru</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dhamayanti</title>
		<link>http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/#comment-12</link>
		<dc:creator>dhamayanti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 07:53:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dhamayanti.wordpress.com/?p=57#comment-12</guid>
		<description>Saya sependapat dengan Saudara untuk pengurangan subsidi rakyat. Apalagi ada program BLT. Padahal dana tersebut bisa dialihkan untuk menampah APBN . Terlebih lagi efek buruknya dana BLT tidak 100% tersampaikan kepada mayarakat. Lari kemana dana tersebut??????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sependapat dengan Saudara untuk pengurangan subsidi rakyat. Apalagi ada program BLT. Padahal dana tersebut bisa dialihkan untuk menampah APBN . Terlebih lagi efek buruknya dana BLT tidak 100% tersampaikan kepada mayarakat. Lari kemana dana tersebut??????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dana_sidans</title>
		<link>http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/#comment-9</link>
		<dc:creator>dana_sidans</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 02:56:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dhamayanti.wordpress.com/?p=57#comment-9</guid>
		<description>Sudah saatnya subsidi untuk rakyat dikurangi. kita teralu sering dan terlanjur dimanjakan dengan fasilitas dan subsidi dalam berbagai bidang, hingga suatu ketika seperti saat ini saat subsidi dikurangi sedikit saja banyak yang teriak teriak hingga nggak sadar bahwa banyak hutang kita ke luar negeri untuk mensubsidi rakyat. jika kata yang dipakai adalah kata BBM naik, seakan akan ada pihak yang diuntungkan dengan keadaan ini seperti layaknya pedagang menaikkan harga, nyatanya tidak ada yang diuntungkan. maka kata yang pantas adalah subsisi yang dikurangi, ingat ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tapi juga rakyat. bunga hutang kita sudah 50 T per tahun apakh ingin tambah lagi?. kalau nggak dimulai kapan bangsa kita bisa mandiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah saatnya subsidi untuk rakyat dikurangi. kita teralu sering dan terlanjur dimanjakan dengan fasilitas dan subsidi dalam berbagai bidang, hingga suatu ketika seperti saat ini saat subsidi dikurangi sedikit saja banyak yang teriak teriak hingga nggak sadar bahwa banyak hutang kita ke luar negeri untuk mensubsidi rakyat. jika kata yang dipakai adalah kata BBM naik, seakan akan ada pihak yang diuntungkan dengan keadaan ini seperti layaknya pedagang menaikkan harga, nyatanya tidak ada yang diuntungkan. maka kata yang pantas adalah subsisi yang dikurangi, ingat ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tapi juga rakyat. bunga hutang kita sudah 50 T per tahun apakh ingin tambah lagi?. kalau nggak dimulai kapan bangsa kita bisa mandiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dsatria</title>
		<link>http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/#comment-8</link>
		<dc:creator>dsatria</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 04:10:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dhamayanti.wordpress.com/?p=57#comment-8</guid>
		<description>Mungkin karena kebijakan pemerintahan sebelumnya sehingga setiap kebijakan yang dibuat pemerintah sekarang masih terkendala. Pelan-pelan negara ini pasti bisa keluar dari krisis.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin karena kebijakan pemerintahan sebelumnya sehingga setiap kebijakan yang dibuat pemerintah sekarang masih terkendala. Pelan-pelan negara ini pasti bisa keluar dari krisis&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ahsinmuslim</title>
		<link>http://dhamayanti.wordpress.com/2008/05/26/bbm_/#comment-7</link>
		<dc:creator>ahsinmuslim</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:52:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dhamayanti.wordpress.com/?p=57#comment-7</guid>
		<description>Masalah pro dan kontra memang telah menjadi satu dengan  kontrofersi, dimana ada kontrofersi disitulah pro dan kontra bersemayam. tinggal bagaimana kita mensikapinya. saya setuju dengan pendapat saudari, bahwa diskusi lintas status (apa maksudnya...) sangat diperlukan, maksudnya musyawarah yang melibatkan tidak hanya para petinggi negara saja, tetapi juga masyarakat dari berbagai kalangan, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara para pemimpin dan masyarakat bawah. jika hal tersebut dapat dilaksanakan, tentu seharusnya demonstrasi sampai pengrusakan seperti yang terjadi di UNSA tidak perlu terjadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah pro dan kontra memang telah menjadi satu dengan  kontrofersi, dimana ada kontrofersi disitulah pro dan kontra bersemayam. tinggal bagaimana kita mensikapinya. saya setuju dengan pendapat saudari, bahwa diskusi lintas status (apa maksudnya&#8230;) sangat diperlukan, maksudnya musyawarah yang melibatkan tidak hanya para petinggi negara saja, tetapi juga masyarakat dari berbagai kalangan, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara para pemimpin dan masyarakat bawah. jika hal tersebut dapat dilaksanakan, tentu seharusnya demonstrasi sampai pengrusakan seperti yang terjadi di UNSA tidak perlu terjadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
