BBM_ Mei 26, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: BBM_naiK
trackback
Kenaikan harga BBM membawa akibat pada kenaikan harga segala produk karna BBM adalah baromater industri dan distribusi di negara kita.
Wacana ini perlu didiskusikan bersama, saling menyalahkan itu adalah karakter bangsa ini. Saya merasa pilu dgn banyak nya aksi pro dan kontra beberapa kalangan dengan adanya demonstrasi dan pengrusakan di UNSA Jkt cz waktu itu sy sdg berada disana karna suatu kegiatan.
Qt tak seharusnya berfikir sempit, bny hal yg mesti dibahas alangkah lebih baik para aparat pmerintah dan masyarakat duduk berdampingan mencari solusi, dan jgn hanya mengambil keputusan sepihak.
Perlu juga ada pandangan, mengingat negara kita ini merupakan salah satu produsen minyak bumi terbesar tetapi kenapa negara kita juga imort minyak dari negara lain? Kenapa bisa begitu???????????????
Itu perlu ada kajian tertentu. Apa salah Rakyat? sehingga makin hari kemiskinan semakin merajalela??????????
Atau ada pada pemimnpinnya yg kurang arif dalam mengambil kebijakan????
Masalah pro dan kontra memang telah menjadi satu dengan kontrofersi, dimana ada kontrofersi disitulah pro dan kontra bersemayam. tinggal bagaimana kita mensikapinya. saya setuju dengan pendapat saudari, bahwa diskusi lintas status (apa maksudnya…) sangat diperlukan, maksudnya musyawarah yang melibatkan tidak hanya para petinggi negara saja, tetapi juga masyarakat dari berbagai kalangan, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara para pemimpin dan masyarakat bawah. jika hal tersebut dapat dilaksanakan, tentu seharusnya demonstrasi sampai pengrusakan seperti yang terjadi di UNSA tidak perlu terjadi.
Mungkin karena kebijakan pemerintahan sebelumnya sehingga setiap kebijakan yang dibuat pemerintah sekarang masih terkendala. Pelan-pelan negara ini pasti bisa keluar dari krisis…..
Sudah saatnya subsidi untuk rakyat dikurangi. kita teralu sering dan terlanjur dimanjakan dengan fasilitas dan subsidi dalam berbagai bidang, hingga suatu ketika seperti saat ini saat subsidi dikurangi sedikit saja banyak yang teriak teriak hingga nggak sadar bahwa banyak hutang kita ke luar negeri untuk mensubsidi rakyat. jika kata yang dipakai adalah kata BBM naik, seakan akan ada pihak yang diuntungkan dengan keadaan ini seperti layaknya pedagang menaikkan harga, nyatanya tidak ada yang diuntungkan. maka kata yang pantas adalah subsisi yang dikurangi, ingat ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tapi juga rakyat. bunga hutang kita sudah 50 T per tahun apakh ingin tambah lagi?. kalau nggak dimulai kapan bangsa kita bisa mandiri.
Saya sependapat dengan Saudara untuk pengurangan subsidi rakyat. Apalagi ada program BLT. Padahal dana tersebut bisa dialihkan untuk menampah APBN . Terlebih lagi efek buruknya dana BLT tidak 100% tersampaikan kepada mayarakat. Lari kemana dana tersebut??????
ya sudah bisa di pastikan kalau dana BLT yang diberikan ke rakyat miskin tidak akan mencapai target 100%. salah satu alasannya bahwa pemerintah tidak mempunyai standar, keteria rakyat miskin itu sepertiapa tooo…???????
namun sebaiknya kita dukung program pemerintah tanpa ada maksud tertentu…jangan sampai kita terpropokasi dengan kepentingan politik sehingga melakukan tindakan2 anarkis..toh masalah tidak akan selesai malah akan menambah masalah baru