Seputar Ramalan Kiamat 2012 November 21, 2009
Posted by dhamayanti in Uncategorized.1 comment so far
Demam film bertema kiamat, “2012″ tengah melanda. Banyak pertanyaan muncul terkait ramalan kiamat tahun 2012 itu.
Salah satunya mengenai kisah munculnya prediksi kiamat tersebut. Awal prediksi kiamat tersebut bermula dari klaim bahwa Nibiru, planet yang diduga ditemukan Bangsa Sumeria tengah melaju menuju Bumi.
Bencana awalnya diprediksi datang pada Mei 2003. Namun karena tidak ada yang terjadi pada hari yang ditentukan itu, prediksi kiamat beralih ke Desember 2012. Kemudian dihubungkanlah dengan kisah berakhirnya sistem penanggalan suku Maya kuno pada musim dingin 2012 dan diprediksi tanggal kiamat jatuh pada 21 Desember 2012.
Tapi benarkah ada planet bernama Nibiru atau Planet X atau Eris yang sedang mendekati Bumi dan mengancam planet kita dengan kerusakan luas? Menurut NASA dalam situsnya, Nibiru dan kisah lainnya mengenai planet yang tengah menuju Bumi hanyalah hoax internet. Tak ada dasar untuk mendukung klaim tersebut.
Lebih lanjut dinyatakan NASA, jika Nibiru atau Planet memang ada dan tengah akan menuju Bumi pada tahun 2010, maka para astronom pasti sudah akan mengetahuinya setidaknya pada satu dekade terakhir. Dan planet itu harusnya bisa terlihat dengan mata telanjang saat ini.
Jelas sekali itu tidak nyata. Sedangkan Eris meski nyata adanya, namun itu merupakan planet kecil mirip dengan Pluto yang akan tetap berada jauh dari Bumi. Jarak terdekat dengan Bumi yang mungkin adalah sekitar 4 miliar mil.
Banyak pula yang menanyakan tentang teori pergeseran kutub. Mungkinkah itu terjadi? Menurut NASA, pergeseran rotasi Bumi mustahil terjadi. Memang ada pergerakan lamban benua-benua (misalnya Antartika yang dekat dengan ekuator ratusan juta tahun silam), namun ini tidak relevan dengan klaim pergeseran kutub.
Lantas apakah Bumi terancam ditabrak oleh meteor pada tahun 2012? Menurut NASA, Bumi memang akan selalu bisa mengalami tubrukan dengan komet dan asteroid, meskipun tabrakan besar sangat jarang terjadi.
Tabrakan besar terakhir adalah 65 juta tahun lampau. Dan itu menyebabkan musnahnya dinosaurus. Kini para astronom NASA sedang melakukan survei yang disebut Spaceguard Survey untuk menemukan ada tidaknya asteroid-asteroid besar dekat Bumi sebelum menabrak Bumi.
“Kami telah memastikan bahwa tak ada ancaman asteroid sebesar asteroid yang memusnahkan dinosaurus,” demikian NASA dalam statemennya.
“Semua pekerjaan ini dilakukan secara terbuka dengan temuan-temuan diposting setiap hari di situs NASA NEO Program Office. Jadi Anda bisa melihat sendiri tak ada yang diprediksi akan menabrak Bumi pada tahun 2012,” tandas NASA.
Arahan pengelolaan SDA November 4, 2009
Posted by dhamayanti in Uncategorized.add a comment
Arahan pengelolaan sumberdaya air, meliputi:
a. Pembangunan prasarana sumber daya air.
b. Semua sumber air baku dari dam, embung, waduk, telaga, bendungan serta sungai-sungai klasifikasi I – IV yang airnya dapat dimanfaatkan secara langsung dan dikembangkan untuk berbagai kepentingan.
c. Zona pemanfaatan DAS dilakukan dengan membagi tipologi DAS berdasarkan tipologinya.
d. Penetapan zona pengelolaan sumber daya air sesuai dengan keberadaan wilayah sungai tersebut pada zona kawasan lindung tidak diijinkan pemanfaatan sumber daya air untuk fungsi budidaya, termasuk juga untuk penambangan.
e. Prasarana sumberdaya air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan lintas wilayah administratif kabupaten/kota, dikoordinasikan oleh Pemerintah Provinsi.
f. Prasarana pengairan direncanakan sesuai dengan kebutuhan peningkatan sawah irigasi teknis dan non teknis baik untuk irigasi air permukaan maupun air tanah.
Kemana SDA Qt Juni 12, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: Tambang
add a comment
Indonesia adalah negara kaya aka sumber daya alam, tetapi sayang nya SDM yg ada tidak mampu mengolah dan melestarikannya..
Bayangkan saja Tambang2 emas, intan Indonesia punya tapi itu semua dikuasai oleh asing. walhasil 6 perusahaan tambang terbesar yg mengexplore kekayaan tambang qt adalah asing.. N Indonesia cuma kebagian 1 yaitu Tambang di Cikotok itupun hasilnya n merupakan tambang kecil…
Kalo dirunut, sebetunya perjanjian yg dibuat tdk ada transparansinya oleh pihak pemerintah ke rakyat dan kalo di cek ulang sebetunya sangat merugikan pihak Indonesia?
Solusinya? Ada di para bapak2 pembesar Qt….
Thesis_CurHat Juni 3, 2008
Posted by dhamayanti in CuRHaT.Tags: CuRHaT & MinTa SaRan
4 comments
Wah, kejadian setahun yg Lalu terulang lagi.. NgLembut Skripsi dalam seminggu jadi..bayangin aja 5 hari gak tidur walhasil sebulan ACC deh cz disambi proyek sih jadi lupa ama tugas.
Eh sekarang terulang lagi, gw musti lembur 3 hari nyelesein Thesis dg bantuan GIS..pdhl S1 aja baru lulus dah diminta buatin Thesis (tp pesenan orang,hehehe)….. Capek lg deh bayangin aja mendadak minta 3 hari jadi dari Bab 1 analisis mpe kesimpulan.
Mesti keep fight, tenang n adakah saran biar gak kelabakan, keep slowly ak musti gimana ya?
ReVoLuSi n PLaTMerah Juni 2, 2008
Posted by dhamayanti in S0L0.Tags: ObroLan PoLiTik
add a comment
Jumat, 30 Mei 2008
Saya dengan 2 rekan silaturahmi ke salah satu warga, beliau jg aktivis LSM dan pembela masyarakat. Kira2 sdh 0.5 tahun saya mengenal beliau. Lulusan T. Geodesi UGM, 10 Tahun hidup di Makassar sibuk dg berbagai macam project MIGAS. p akhirnya beliau menyerah untuk kembali ke kampung halaman di Solo, beliau kembali dengan satu alasan. Dunia Konsultan sangat mengenaskan karena disana sini material dikurangi alias dicuri.
Subhanallah, sungguh pemikiran yang luar biasa dan keputusan yg sangat berani untuk menentang atasannya demi sebuah idealisme yaitu KEJUJURAN.
Salah satu hal yg membuat saya seringkali silaturahmi ke rumah beliau adalah terkait Banjir SoloRaya, beliau adalah satu dari sekian ribu masyarakat yg sgt antusias untuk melakukan lobi kesana kemari, s d saharing menemui para birokrat negara ini. Sungguh perjuangan yg luar biasa.
Sy banyak berdiskusi dg beliau, sharing dari masalah banjir solo, elternatif pencegahannya s/d masalah pemerintahan. Sungguh sosok yg sgt arif menurutku, sederhana.
Ternyata memang memiliki keluarga yg sederhana, ndak neko2 dan satu hal yg betul-betul ditanamkan kepada putra putri beliau adalah “ANAKKU jgn menjadi Pegawai Negeri tp Jadi PENGUSAHA, meskipun harus mulai dari 0″. dan salah satu usaha beliau adalah IKAN HIAS, budidaya Laut……
Ternyata sosok beliau yg sangat sederhana, dikala saya ajak berdiskusi dg masalah politik. Beliau sgt prihatin dg perilaku para birokrat yang bersembunyi dibalik jabatan n birokrasi. sehingga rakyatlah yang menjadi korban keganasan hati nurani beliau2. Malah saya dihimbau,
“Coba Mbak lihat sekarang bny mobil PLAT MERAH lalu lalang dijalan tanpa aturan?”seharusnya itu diingatkan. Ayo para Mahasiswa n generasi muda berani donk menegur mereka, menacatat plat nomer n kemudian melaporkan ke yg berwenang? Or. budayakan hidup bersih, dimulai dari diri sendiri dg lebih ramah kepada lingkungan dengan apa carany? Yaitu membiasakan keman2 dg transport umum or bersepeda?? (Wah sungguh ide yg sederhana tp luar biasa…..))))))
Beliau ternyata sangat mendukung reVoLusi, “Qt tunggu saja”, kata beliau karna menurutnya rakyat sudah jenuh dg perilaku para bapak bangsa.. Beliau jg melihat n menyoroti partai yg akan berkuasa, yg jelas dengan management yg bagus, adil terhadap sesama n bersih.
“Rakyat Indonesia sudah pada pinter2 jd tau mana yang mesti dibela, masak selamanya mau dibodohi. ya enggaklah”
Sungguh hari itu, saya banyak belajar dari beliau…
NuanSa ALam_LauT Juni 2, 2008
Posted by dhamayanti in Uncategorized.Tags: LauT_
add a comment
Ikan Nemo, dilaut lepas
Indonesia memiliki kekayaan Laut yang Luarrrrr…………..biasa indah n kaya dengan keanekaragaman hayati
Bagi rekan2 yang membutuhkan n suka dg budidaya Kelautan.
Anda bisa memesan berbagai macam ikan nias & Terumbu, kami juga menyediakan air laut n makanan ikan.
Kami juga menerima Setting Aquarium Laut & Meja (jati asli lho)
Contact : Ir. Joko Trimartono (0271-656521 or pesan melalui email:dhamay_x@yahoo.com
Terima Kasih.
KenDaLiKan_Ego Mei 29, 2008
Posted by dhamayanti in OaSe iMan.Tags: eGo
1 comment so far
Jumat pagi itu, motor terpacu dengan kecepatan tidak kurang dari 60 km/jam ketika tiba-tiba saya melewati seorang pengendara motor lainnya yang berhenti mendadak. Penyebabnya, kantong besar berisi ikan yang masih hidup yang dibawanya pecah. Berhamburan lah air dan puluhan ikan itu ke jalan raya.
Saat itu saya sempat ragu untuk berhenti, ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan keraguan itu. Pertama, waktu sudah menunjukkan pukul 07. 50 WIB dan saya harus segera ke kantor. Sedangkan perjalanan ke kantor butuh waktu kurang lebih delapan hingga sepuluh menit lagi. Jika saya tetap melanjutkan perjalanan, biasanya tidak akan terlambat. Kedua, saya alergi ikan. Bukan hanya makan makhluk air itu, bahkan mencium ‘amis’nya pun sudah membuat saya terkena penyakit aneh seperti pusing, mual dan gatal-gatal.
Dua hal tersebutlah yang sempat memberatkan. Namun beberapa detik kemudian saya putar arah menuju lelaki yang jelas-jelas membutuhkan bantuan itu. Sejurus kemudian, mulailah tangan ini membantu memungut satu persatu ikan yang menggelepar di jalan raya, beberapa orang lainnya pun turut membantu.
Menurut lelaki pembawa ikan itu, ikan-ikan itu adalah pesanan seseorang yang hendak menggelar pesta. Si pemesan hanya akan membayar ikan yang segar dan bukan ikan yang sudah mati. Karenanya, ketika plastik ikannya pecah dan ikannya berhamburan ia sangat panik. “saya bisa dipecat bos nih…” keluhnya.
Beruntung, beberapa orang –dan alhamdulillah termasuk saya- cepat membantunya mengumpulkan ikan agar tidak ada yang mati. Boleh jadi, jika ia mengumpulkan sendiri puluhan ikan tersebut, butuh waktu yang tidak sebentar dan sangat mungkin ada beberapa ikan yang mati. Saya tidak tahu persis berapa harga satu ikan tersebut, tinggal dikalikan berapa jumlah yang mati. Tapi berapa pun harganya, tetaplah berat buat si pengantar ikan tersebut.
Usai mengumpulkan ikan-ikan itu, si pengantar ikan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang membantunya. Namun saya bilang, “saya yang berterima kasih, telah diberi kesempatan berbuat baik di pagi hari”.
Ya, saya bersukur dan merasa berterima kasih karena bisa mengawali hari dengan sesuatu yang baik. Di samping itu, saya pun diberi pelajaran berharga tentang bagaimana mengendalikan ego. Saya tahu pasti akan terlambat ke kantor jika menolong orang tersebut. Namun resiko yang saya dapatkan mungkin hanya ‘catatan kecil’ dari HRD bahwa saya pernah terlambat beberapa menit. Tidak ada resiko pemecatan, pemotongan gaji atau caci-maki bos. Tapi bagi si pengantar ikan itu, ceritanya akan sangat berbeda. Ia bisa diminta mengganti ikan-ikan yang mati, kemudian dicaci-maki bosnya, dan akhirnya berujung pada pemecatan.
Dan yang kedua soal alergi ikan itu. Luar biasa, apa yang menjadi kekhawatiran saya selama ini berkaitan dengan ikan itu tidak terjadi. Saat memungut ikan dan sampai ke kantor hingga keesokan harinya tidak terjadi satu apapun terhadap diri saya. Tidak ada pusing, tidak mual maupun gatal-gatal setelahnya. Padahal, biasanya mencium bau ikan saja saya sudah menyingkir jauh-jauh. Meski bukan berarti saat ini saya sudah bisa makan ikan, karena tetap saja saya belum bisa. Tetapi yang jelas, hari itu ego saya terkendalikan dan yang ada dalam pikiran saat itu hanya satu; orang tersebut harus ditolong.
Soal ego memang gampang-gampang susah mengendalikannya. Tetapi saya meyakini satu hal, bahwa ego menolong wajib dikedepankan dan semoga menjadi kebiasaan yang baik buat saya. (gaw)
BBM_Solusi? Mei 29, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: BBM_naiK
add a comment
Tujuh Gugatan Rakyat Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia melempar kertas kearah polisi dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/5). Mahasiswa menuntut tujuh gugatan rakyat antara lain nasionalisasi aset-aset strategis bangsa dan wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan terjangkau bagi rakyat.
JAKARTA, KAMIS
Kamis (29/5),unjuk rasa terkait kenaikan BBM masih saja berjalan. Menurut media massa mereka akan menyerbu Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara dan Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Kenaikan BBM kali ini menjadi sorotan luas karna dampak yang ditimbulkan sangat besar, rakyat menjadi semakin miskin, angka inflasi semakin tinggi. Sedangkan disisi lain para pejabat negara ini semakin berani bertindak semena-mena terhadap rakyat, banyak fakta selain korupsi, kesewenangan aparatur negara yang seharusnya melindungi hak para rakyat tetapi malah bertindak sebaliknya. Apa negara ini memang unclean dari kejujuran dan keadilan???
Itu artinya kita tinggal menunggu kehancuran negara ini??????? Ada sebuah forum diskusi yang menyimpulkan bahwa reformasi bangsa ini sudah kebablasan, dan negara ini butuh REVOLUSI segera. Apakah itu satu2nya jalan?????
Terlihat memang keputusan para aparat negara terkesan sepihak, hanya membela kepentingan para pebisnis Indonesia. dan ditumpangi kepentingan2 tertentu. Apa perlu adanya flashback dengan pemerintahan sebelumnya di masa Ibu Megawati???
Mapping 4 Flood Management Mei 28, 2008
Posted by dhamayanti in Mapp & GIS.Tags: Flood oF MappiNg
add a comment
New Mapping Information Providing Better Support for Flood Management in California
Fugro EarthData is currently producing digital orthoimagery and lidar mapping over large portions of California’s Central Valley. The work is being performed for the California Department of Water Resources for four regional areas, two of which are under contract to engineering firms CH2M Hill and HDR. Mapping data is scheduled for delivery by the end of 2008 and represents the first phase of support for the State’s multi-million dollar investment in the State Plan of Flood Control and the Central Valley Flood Protection Plan. These projects will provide the critical foundation necessary to understand and reduce flood risk throughout the urban and rich agricultural regions.
Fugro EarthData’s work on the project extends over two sections of the Central Valley—the Upper Sacramento and Lower San Joaquin floodplains, each comprising areas of approximately 2,000 square miles. Deliverables for both areas include four-band orthoimagery at a 6-inch pixel resolution with the Upper Sacramento area also receiving stereo pairs of the imagery for future 3D planimetric and topographic data compilation. The mapping is being accomplished using Fugro EarthData’s all-digital system, which combines the Leica ADS40-SH52 digital camera with Pixel Factory processing.
In addition to the orthoimagery, the Lower San Joaquin area also involves lidar mapping for creation of a digital elevation model, development of hydrographic breaklines, and production of 1-foot contours. Data is being collected using Fugro EarthData’s Leica ALS50-II lidar system. Existing high-resolution lidar datasets collected by helicopter along area levees will be merged into the final elevation models. The helicopter data was acquired by John Chance Land Surveys—also a Fugro company—using its unique FLI-MAP system.
State-of-the-Art Land-Use/Land-Cover Mapping in South Carolina
Maximizing the value of new aerial data acquired this spring using a Leica ADS40 digital camera for its orthoimagery update, Horry County, South Carolina, has awarded Fugro EarthData an add-on contract to produce countywide land-use/land-cover mapping. The effort will support evaluation of impervious surfaces, drainage patterns, and many more land-use management applications important to this coastal county,” said Bill Shinar, Fugro EarthData regional business manager.
The land-use/land-cover work will draw on all four multi-spectral bands—red, green, blue, and near-infrared—collected by the ADS40 camera during the spring mission. “The ability to produce multiple products in different data renditions from a single flight demonstrates the power of the Leica ADS40 digital camera used by Fugro EarthData,” Shinar said.
In producing the land-use/land-cover data, Fugro EarthData will employ an automated, object-oriented image classification approach, combined with a classification and regression tree (CART) analysis for polygon labeling. Unlike traditional methods, which classify imagery at the pixel level, this technique analyzes data objects (polygons) to incorporate shape and context in the classification. The result is a more accurate and detailed thematic map that capitalizes on the characteristics of the County’s high resolution digital imagery. Fugro EarthData will begin the project this month with final deliverables scheduled for November.
oR Link aja ke alamat ini : <http://www.fugroearthdata.com/locations.php>
BBM Dinaikkan Agar Pemain Asing Masuk Mei 27, 2008
Posted by dhamayanti in ObroLan.Tags: BBM
2 comments
Kenapa pemerintah SBY-JK ngotot menaikkan harga BBM? Ternyata, hal itu dilakukan agar segera mencapai tingkat harga yang diinginkan oleh pemain asing. Jadi kenaikan BBM itu tidak untuk rakyat dan tidak juga untuk menyelamatkan APBN.
Demikian disampaikan Ismail Yusanto, Jubir Hizbut Tahrir Indonesia, saat berbicara di depan ratusan peserta acara diskusi Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan ke 38, bertema BBM Naik, SBY-JK Turun?, di Jakarta, Senin (19/5).
Menurut Ismail, kesimpulan itu berdasarkan pernyataan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro yang ditulis di Kompas, 14 Mei 2003. Purnomo mengatakan, “Liberalisasi sektor hilir migas membuka kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam bisnis eceran migas…. Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga BBM yang disubsidi pemerintah. Sebab kalau harga BBM masih rendah karena disubsidi, pemain asing enggan masuk.”
Meski pernyataan itu sudah lama, tapi menurut Ismail kita baru menemukan faktanya sekarang. “Ini ironi, kita membeli minyak milik kita sendiri di halaman rumah kita, dengan harga yang ditentukan oleh asing, ” ujar Yusanto.
Saat ini saja, tambahnya, mengutip pernyataan Dirjen Migas Dept. ESDM, Iin Arifin Takhyan, di Majalah Trust (edisi 11/2004), terdapat 105 perusahaan yang sudah mendapat izin untuk bermain di sektor hilir migas, termasuk membuka stasiun pengisian BBM untuk umum (SPBU). Perusahaan migas raksasa itu antara lain British Petrolium (Amerika-Inggris), Shell (Belanda), Petro China (RRC), Petronas (Malaysia), dan Chevron-Texaco (Amerika).
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Serikat Pekerja Pertamina, Abdullah Sodik. Menurutnya, problem kelangkaan BBM itu sebenarnya diakibatkan oleh rusaknya sistem yang diberlakukan pemerintah, yang membuka peluang privatisasi pengelolaan gas. “Serta memberikan kewenangan kepada perusahaan asing dan domistik untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak. Bahkan dibiarkan juga untuk menetapkan harga, ” ujarnya.
Wajar bila kemudian, tambah Sodik, minyak dan gas yang ada di Indonesia ini sebagian besar dikuasai asing. Tercatat dari 60 kontraktor, 5 di antaranya dalam kategori super major, yakni ExxonMobil, ShellPenzoil, TotalFinaEIf, BPAmocoArco, dan ChevronTexaco, yang menguasai cadangan minyak 70 persen dan gas 80 persen. Selebihnya masuk kategori Major, seperti Conoco, Repsol, Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex, Japex, yang menguasai cadangan minyak 18 persen dan gas 15 persen. “Sedangkan perusahaan independent menguasi cadangan minyak 12 persen, dan gas 5 persen, ” terang Sodik.
Melihat fakta itu logis bila kemudian kita mengalami masalah dengan BBM. Logis pula bila rakyat banyak yang menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi itu. Sebab rakyat lah akan menjadi korban akibat kebijakan yang tidak populis ini.
”Saya juga tidak setuju kenaikan BBM, ” ujar Abdullah Sodik. “Kita harus menyadari minyak bumi itu bukan dibuat oleh pemerintah. Tapi minyak bumi itu dibuat oleh Allah. Karena itu rakyat berhak mendapatkan subsidi. Kenapa ketika pemerintah menyubsidi rakyat sendiri pemerintah kalang kabut, ” tambahnya.
Ekonom Tim Indonesia Bangkit, Hendri Saparini, juga tidak sepakat bila harga BBM dinaikkan. Pertimbangannya adalah ekonomi. Ketika pemerintah mengatakan kita akan kolaps kalau tidak segera menaikkan harga BBM, maka publik harus tahu bahwa yang dimaksud kolaps menurut pemerintah itu adalah APBN. Sementara APBN itu terhadap kue ekonomi besarnya hanya 20 persen. “Jadi kalau harga BBM dinaikan, maka yang kena dampaknya 80 persen adalah rumah tangga dan industri, ” ujarnya.
Hendri mengatakan, kalau ada kenaikan harga minyak dunia, jika memang pemerintah itu akan menyelamatkan APBN maka semestinya pos yang boleh dikotak katik tidak hanya subsidi BBM. Karena kita punya pos-pos lain yang dalam kondisi darurat mestinya bisa direvisi. “Kenapa yang halal hanya subsidi BBM, kenapa pembayaran utang luar negeri menjadi tidak halal, ” ujar Hendri heran.
Ismail menegaskan ini semua terjadi karena adanya liberalisasi di sektor migas, yang merupakan bagian dari liberalisasi ekonomi, liberalisasi politik, liberalisasi sosial, budaya, pendidikan. Inilah yang harus dilawan. Sebab Indonesia makin hari makin menuju kepada negara liberal. “Dan siapa yang menjadi korban, kita semua, ” terangnya.
Solusi
Seperti dikatakan Hendri Saparini, pemerintah seharusnya tidak menaikan harga BBM, sebab masih banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan APBN, terkait meningkatnya harga minyak dunia itu. Peserta Diskusi Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan ke 38 mengusulkan solusi jangka pendek yang bisa dilakukan pemerintah:
Pertama, pemotongan bunga rekap di APBN sebesar 40-60 triliun.
Kedua, pemotongan bunga utang 95 triliun,
Ketiga, Winfall profit dari hasil minyak bumi tidak perlu dibagi ke daerah, tetapi digunakan untuk menutupi subsidi BBM.
Keempat, membatalkan kontrak/nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan minyak asing.
Dan kelima, mengubah sistem pengelolaan BBM, gas, batu bara dan energi lainnya dari swasta ke pengelolaan negara.
Terkait dengan wacana nasionalisasi perusahaan asing, Hendri Saparini mengatakan, “Kita memang selalu sering dicekoki bahwa nasionalisasi itu tidak boleh. Padahal banyak fakta, ketika negara lain melakukan nasionalisasi tidak ada masalah…Fakta terbaru, Inggris barus saja melakukan nasionalisasi bank –nya. Jadi jangan kita kemudian ditakut-takuti oleh sesuatu yang sebenarnya itu bisa terjadi di negara-negara maju, ” ujar Hendri.
Bukan hanya nasionalisasi, kata Hendri, kita juga selalu ditakut-takuti siapa pun yang menjadi presidennya dia pasti menaikan harga BBM. Padahal jawabannya tidak. “Pertama untuk beban subsidi misalnya, sekarang ini PLN masih menggunakan BBM. Kalau kemudian kita mengganti dengan gas maka tidak perlu ada tambahan subsidi. Masih juga ada hal lain. Jadi tidak sama. Bukan siapa pun presidennya akan menaikkan BBM, tapi kalau kebijakannya sama maka akan menaikkan BBM juga, ” ujar Hendri.
Ismail Yusanto mengatakan, kesalahan utama pengelolaan migas dan SDA kita adalah terjadinya transpormasi atau perpindahan dari State Business Management ke Coorporate Business Management. Oleh karena itu yang perlu dilakukan adalah mengembalikan bagaimana agar entitas negara itu kembali menjadi pilar utama pengelolaan SDA, termasuk migas. Untuk itulah, katanya perlu dilakukan perubahan total atas UU migas dan PMA yang ada. Juga perubahan atas mind set ideologi yang ada. [LI/Abu Ziad]



